Kebohongan Kahfi, anak Pak RT Abdul Pasren dibongkar oleh sahabatnya sendiri, Irpan Setiawan.
Irpan merupakan sahabat Kahfi dan 7 terpidana kasus Vina Cirebon yang divonis seumur hidup.
Pada wawancaranya beberapa waktu lalu, Kahfi mengaku kalau dirinya tidak terlalu dekat dengan para terpidana.
"Saya jarang main," kata Kahfi saat diwawancara Abraham Silaban.
Bahkan Kahfi mengaku bahwa dirinya baru pertama kali main dengan para terpidana saat malam Minggu tanggal 27 Agustus 2016.
"Baru itu aja," akunya.
Rupanya apa yang disampaikan oleh Kahfi itu bohong.
Irpan Setiawan pun mempunyai bukti kedekatan Kahfi dengan para terpidana.
"Hubungannya akrab, teman dekat, sahabat gitu lah. Suka liburan bareng juga, hampir setiap minggu," kata Irpan Setiawan.
Bahkan diakui Irpan, dirinya bersama Kahfi dan para terpidana sudah berteman sejak kecil.
"Teman dekat sejak kecil, SD juga sudah dekat sama yang lain juga," jelasnya.
Irpan Setiawan pun nekat muncul ke publik dan membantah pernyataan Kahfi.
Hal itu dikarenakan dirinya tidak tega melihat sahabatnya yang lain dipenjara.
"Saya geram aja mba, teman-teman saya udah lama dipenjara kayak gitu, ngelihat Kahfi yang kayak gini (bohong)," tutur Irpan.
Ia pun mengaku kesal melihat Kahfi yang seolah menjerumuskan sahabatnya sendiri.
"Sangat memprihatinkan, gak nyangka aja Kahfi ngomong seperti itu," kata dia lagi.
Bahkan Irpan memiliki bukti kedekatan Kahfi dengan para terpidana.
Bukti itu berupa foto-foto di mana mereka sering bermain bersama ke suatu tempat.
Mereka juga terlihat berfoto dengan mengenakan kaos yang sama.
"Ini salah satu fotonya, wisata di Curug Cipeteuy, baru bikin kaos kayak gini, kita jalan-jalan ke sana kemudian foto-foto juga," tutur Irpan Setiawan.
Diakui Irpan, sudah sejak lama mereka sering nongkrong bersama dengan para terpidana.
Bahkan diakui Irpan Setiawan, ia dan para terpidana memang sering menginap di rumah kontrakan milik RT Pasren.
"Emang suka nongkrong di rumah RT Pasren juga, nginap juga sering di situ," jelasnya.
Namun saat kejadian tanggal 27 Agustus 2016 itu, Irpan Setiawan memang tidak bersama-sama dengan mereka.
Irpan Setiawan pun sempat menjenguk sahabatnya yang kini dipenjara.
"Mereka jujur gak ngelakuin pembunuhan, gak seperti ini," kata dia.
Kepada Irpan, para terpidana ini bercerita bahwa pada malam kejadian mereka menginap di rumah RT Pasren.
"Mereka cerita nginep di situ kumpul sama anak-anak sampai pagi, terus pulang. Mereka juga cerita itu (Pak RT tahu mereka menginap di rumahnya)," jelasnya.
Irfan pun dengan tegas mengatakan bahwa keterangan Kahfi soal tidak pernah main dengan para terpidana adalah kebohongan.
"Emang bohong itu Kahfi mba," jelasnya.
Menanggapi hal itu, Kuasa Hukum RT Pasren dan Kahfi, Pitra Romadoni langsung ketar-ketir.
Ia menyebut kalau kesaksian sahabat Kahfi itu membingungkan.
"Kahfi itu mengenal enam terpidana kecuali Rifaldy, jadi jangan dibilang dia itu bohong," katanya.
Kemudian Pitra menyoroti pengakuan para terpidana ke Irpan Setiawan.
Pitra pun menuduh pernyataan Irpan tak masuk akal.
"Bagaimana mungkin para terpidana itu menyampaikan kepada si Irpan ini sedangkan mereka itu tanggal 31 sudah diamankan. Berarti sudah distel dong kalau dia bercerita saya tidur ri rumah RT Pasren, padahal kejadian tanggal 27. Apakah dia ini dukun atau paranormal? Ini kan gak masuk akal," jelasnya.
Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News

Posting Komentar
Posting Komentar