Ramai di media sosial, sosok Egi Ryan Prayoga alias Apunk alias Erpe adalah pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan pacarnya, Eki.
Sejumlah foto-foto yang dinarasikan sebagai Egi menguatkan tuduhan itu.
Sosok Egi tersebut digambarkan sebagai anak geng motor dan penampilan lebih gaul untuk remaja seusianya.
Bandingkan dengan sosok Pegi Setiawan (27) yang ditangkap polisi karena dituduh sebagai pelaku kasus Vina Cirebon.
Foto terbaru Pegi saat dihadirkan dalam jumpa pers, Minggu (26/5/2024) lalu, tidak sama dengan foto-foto sosok Egi alias Pegi di media sosial.
Ciri-ciri sebagai DPO juga berbeda, yang sebelumnya ciri Pegi berambut keriting, tubuh kecil dan tinggi 160 Cm.
Pegi warga Desa Banjarwangun, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon ditangkap di Bandung, Selasa (21/5/2024) malam.
Pegi ditangkap usai pulang bekerja sebagai kuli bangunan.
Publik pun bereaksi, lantaran Pegi yang ditangkap tidak sesuai ciri-ciri DPO.
Apalagi banyak saksi yang melihat, Pegi Setiawan ada di Bandung saat peristiwa pembunuhan Vina Cirebon.
Ada pemilik akun bernama Egi Ryan Prayoga, yang dituding sebagai DPO selama ini dicari-cari polisi.
Akun FB tersebut terakhir aktif pada tahun 2020.
Selanjutnya, ada akun FB Egi Apunk viral di media sosial.
Pemilik akun Egi Apunk disebut-sebut orang yang melakukan pembunuhan Vina Cirebon.
Pemilik akun sampai membuat klarifikasi soal tudingan tersebut.
Ia mengaku akan menyerahkan diri ke polisi untuk membuktikan kalau dirinya bukan pelaku.
Namun netizen tidak serta merta percaya pada postingan tersebut.
Netizen menduga Egi yang disebut-sebut sebagai anak polisi hingga saat ini masih buron.
Polisi membantah tudingan publik soal sosok pelaku adalah anak polisi.
"Terkait DPO ini kita sudah merilis lama, berdasarkan keterangan tersangka ketiga orang ini ikut melakukan," kata Direktrur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Surawan.
Menurut Surawan, pihaknya kesulitan mencari ketiga pelaku karena tersangka lainnya tidak begitu mengenal mereka.
"Mereka belum tahu yang ketiga ini asal usulnya dari mana," jelas dia.
Kombes Surawan juga menjawab informasi bahwa Egi merupakan anak oknum polisi.
"Sejauh ini yang anak anggota polisi justru korban, bukan para pelaku," kata dia.
Sementara, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan, penangkapan terkendala identitas asli para pelaku.
Sejak 2016, kata dia, saksi yang diperiksa polisi tidak mengetahui identitas asli tiga buron ini.
Dikutip Gridhot dari Tribunnews Bogor, sosok yang bernama Egi atau Egy viral akunnya dicari-cari netizen baru-baru ini.
Dia disebut-sebut sebagai salah satu dalang pembunuhan disertai pemerkosaan Vina Cirebon yang masih buron dalam kejadian brutal geng motor tahun 2016 silam.
Nama Egi Prayoga Apunk ini disebut-sebut merupakan nama akun media sosial Facebook, Egi yang dicurigai netizen.
Akun ini di Facebook kini sudah tidak aktif dan disebut-sebut terakhir aktif tahun 2020 lalu.
"Yuk tangkep yuk,,Apunk Erpe alias egi ryan prayoga,ini yg kalian cari atas kasus pembunuhan vina cirebon.
Sejumlah foto yang beredar dan dikumpulkan netizen yang disebut-sebut sebagai Egi pelaku pembunuh Vina sementara ini masih belum dipastikan.
Ciri-ciri Egi
Nama : Pegi alias Perong
Usia : 22 Tahun (2016) - 30 Tahun (2024)
Jenis kelamin : laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Tempat tinggal terakhir : Desa Banjarwangun, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon
Ciri-ciri : Tinggi 160 cm, badan kecil, rambut keriting, kulit hitam, memiliki tindik telinga.
Sebut anak polisi
Sutradara film Vina: Sebelum 7 Hari Anggy Umbara mengungkapkan, Egi adalah kepala geng motor di Cirebon.
Dia menyatakan hal tersebut berdasarkan riset ke keluarga korban.
Film itu mengangkat kisah arwah Vina yang merasuki tubuh Linda dan membongkar kasus pembunuhan tersebut.
Awalnya, kematian Vina Cirebon dan pacarnya, Eki dikira akibat kecelakaan lalu lintas.
Ketika Linda kerasukan itulah, nama Egi disebut-sebut sebagai otak pembunuhan.
"Dari rekaman itu terungkap nama Egi yang belum ketangkap," kata Anggy Umbara di YouTube RJL 5 - Fajar Aditya.
Menurut arwah Vina yang masuk ke tubuh Linda, kata Anggy, disebutkan sosok Egi adalah anak polisi.
Berkali-kali Linda yang kerasukan arwah Vina menyebut Egi anak polisi, sebagai pelaku utama pembunuhan.
Sebagai informasi, film garapan Anggy itu berdasarkan kisah nyata tahun 2016.
Tragedi itu terjadi pada Sabtu 27 Agustus 2016.
Eksekusi kedua korban dilakukan di Jalan Saladara, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Kemudian tubuh Eki dan Vina Cirebon, dibawa pelaku ke Fly Over Talun.
Itu adalah perbatasan Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon di jalan Talun Desa Kepongpongan, Kabupaten Cirebon.
(posbelitung.co/tribunsultra.com)

Posting Komentar
Posting Komentar