infoselebb.my.id: Sutradara Film Vina Anggy Umbara Duga Pegi Asli Belum Tertangkap, Sebut dari Kelas Menengah Atas - LAMBE VIRRALL

Sutradara Film Vina Anggy Umbara Duga Pegi Asli Belum Tertangkap, Sebut dari Kelas Menengah Atas

Posting Komentar

Sutradara film Vina, Anggy Umbara menduga Pegi DPO pembunuhan Vina yang sebenarnya belum ditangkap. 


Sutradara film Vina, Anggy Umbara menduga Pegi DPO pembunuhan Vina yang sebenarnya belum ditangkap.


Seperti diketahui, Pegi Setiawan ditangkap kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 silam.


Pegi ditangkap di kawasan Katapang, Kabupaten Bandung pada Selasa 21 Mei 2024 setelah buron hampir delapan tahun.


Menanggapi soal penangkapan Pegi, sutradara Anggy Umbara yang mengerjakan film Vina: Sebelum 7 Hari mengungkapkan bahwa tersangka Pegi yang telah diamankan polisi berbeda jauh dengan sosok yang digambarkan sebelumnya.


Menurut Anggy, sosok Pegi diilustrasikan sebagai ketua geng motor yang memiliki kendaraan bagus dan merupakan golongan ekonomi menengah ke atas.


"Jauh banget, kalau yang ditangkap sekarang kalau dari profil dilihat dari kaca mata sutradara film kok jauh ya sekali dengan apa yang digambarkan," ungkap Anggy Umbara, dikutip dari Kompas.com, Jumat (31/5/2024).


"Dengar dari cerita dia menengah keatas, dan begitu ketangkap agak miss profil," sambungnya.


Kendati begitu, Anggy berharap ada bukti kuat dari penyidik bahwa sosok Pegi yang sudah ditangkap ini benar-benar pelaku pembunuh Vina.


"Saya mengharapkan ada bukti kuat yang dipunya penyidik sehingga bisa membuktikan bahwa dia yang melakukannya," terangnya.


Anggy menduga Pegi yang ditangkap sekarang bukan DPO yang sebenarnya.


"Kemungkinan bukan Pegi yang sekarang ditangkap oleh polisi," jelasnya.


Sebagaimana diketahui, Vina adalah gadis 16 tahun asal Kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat.


Dia tewas bersama kekasihnya Eky di Jembatan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (27/8/2016).

Cerita sutradara film 'Vina: Sebelum 7 Hari', Anggy Umbara,saat syuting pemeran utama sempat kerasukan. (Youtube NGOBROL ASIX)


Polisi memastikan tidak salah tangkap Pegi Setiawan alias Perong.


"Kita yakinkan bahwa PS adalah ini, STNK (sepeda motor) yang digunakan saat kejadian kita amankan. Kita cek kartu keluarga, ini adalah Pegi Setiawan," ujar Surawan, di Mapolda Jabar, Minggu (26/5/2024).


Proses penangkapan terhadap Pegi berlangsung lama karena Pegi mengubah identitasnya menjadi Robi Irawan saat pindah ke Katapang, Kabupaten Bandung pada 2016.


Selain itu, pelaku bersama ayah kandungnya memperkenalkan dirinya kepada pemilik kontrakan sebagai keponakan.

6 Fakta Baru Pegi Ditetapkan Tersangka Kasus Vina Cirebon, Penangguhan Penahanan Hingga Slip Gaji (youtube/KOMPASTV)


Pengakuan 5 Terpidana Sebut Bukan Pegi


Menariknya, lima terpidana kasus Vina Cirebon dari 8 orang yang telah ditangkap menegaskan jika Pegi bukanlah pelakunya.


Fakta tersebut diungkap pengacara keluarga almarhumah Vina, Hotman Paris baru baru ini.


"Karena lima dari terpidana mengatakan bukan Pegi pelakunya, hanya satu yang mengatakan (Pegi pelakunya). Terus mau apa lagi?" Kata Hotman saat jumpa pers di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (29/5/2024).


Lebih lanjut Hotman menjelaskan, dalam hukum disebutkan apabila ada hal-hal yang belum diyakini kebenarannya, maka terduga pelaku belum bisa divonis sebagai tersangka dan harus dibebaskan.


Hotman menilai bukti hukum yang dimiliki Polda Jawa Barat (Jabar) untuk menetapkan Pegi sebagai tersangka belum kuat.


"Kalau kami mengatakan, bukti hukumnya belum begitu kuat untuk menyatakan bahwa Pegi ini sebagai tersangka DPO," ujar Hotman.


Senada dengan Hotman, kakak kandung Vina yakni Marliana juga menilai Polda Jabar begitu tergesa-gesa menetapkan Pegi sebagai tersangka.


Ia berharap polisi menyelidiki lebih lanjut agar dapat diketahui dengan jelas apakah Pegi benar pelakunya atau justru salah tangkap.


"Saya meminta kepada kepolisan untuk jangan tergesa-gesa, diselidiki dulu lebih lanjut," kata Marliana


Selain penetapan Pegi sebagai tersangka, Marliana juga kaget dengan keputusan Polda Jabar yang mendadak menghapus dua nama dalam daftar pencarian orang (DPO) karena dinilai fiktif.


Sebagai informasi, Polda Jabar menghapus dua nama dalam DPO dengan alasan para tersangka saat ditangkap mengaku hanya asal sebut sehingga dua nama itu bersifat fiktif.


"Sangat kaget mendengarnya, kami keluarga meminta kepolisian agar menelusuri lagi, menindak lanjuti lagi, karena kan di pengadilan awal disebutkan tiga (DPO), sekarang disebut satu yang dua tidak ada (fiktif)," ucap Marliana.


Untuk diketahui, Vina Cirebon tewas dibunuh oleh komplotan geng motor bersama kekasihnya yang bernama Muhammad Rizky Rudian (Eki).


Awalnya, Vina dan Eki diduga tewas akibat kecelakaan tunggal. Namun, setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata keduanya terbukti dibunuh.


Bukan hanya dibunuh, Vina juga diperkosa secara bergantian oleh para tersangka. Atas kejadian itu, di tahun 2016 Polda Jabar menetapkan ada 11 tersangka.


Namun saat itu, hanya delapan tersangka yang berhasil ditemukan keberadaannya dan ditangkap, sementara tiga tersangka lainnya menjadi DPO.


Delapan tahun berjalan, polisi belum bisa menemukan ketiga DPO tersebut. Sampai akhirnya, kasus Vina kembali viral usai dibuat film.


Baca berita lainnya di Google News


Ikuti dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter