Melmel menyebut Saka Tatal dan Ucok terlibat dalam kasus penganiayaan dan pembunuhan Eki dan Vina Cirebon.
Dia menyebut melihat langsung kekejaman yang dilakukan oleh setidaknya 10 orang pria terhadap dua korbannya, di belakang sebuah Gudang saat tengah malam 8 tahun silam.
Tak hanya itu, dalam pengakuannya yang ditayangkan di program Dua Sisi TV One, Melmel menyebut dirinya menyaksikan proses saat para pelaku membawa korbannya yang sudah tidak berdaya ke fly over.
"Mereka bonceng tiga. Vina ditaruh di tengah, ditutup mukanya pakai jaket," terangnya.
Pria yang mengaku teman Eki itu menyebut bisa mempertanggungjawabkan semua yang disampaikannya, termasuk soal keterlibatakan Saka Tatal dalam peristiwa tragis tersebut.
Adapun Saka Tatal, sejak muncul ke publik mengatakan dirinya tidak terlibat sama sekali. Ia bahkan mengaku telah menjadi korban salah tangkap, yang harus dipenjara dengan vonis 8 tahun.
Vina semasa hidup (ist)
Berawal dari Kecurigaan
Melmel yang mengaku melihat kejadian pembunuhan Vina dan Eki, menyebut dirinya mengetahui peristiwa itu berawal dari sebuah kecurigaan.
Ia melihat beberapa orang masuk ke gang. Hal itu membuatnya penasaran, lalu menghentikan sepeda motornya di depan sebuah warung.
Melmel mengajak pemilik warung untuk ikut melihat yang terjadi di gang yang gelap itu. Tapi ajakannya ditolak.
Akhirnya seorang diri Melmel jalan kaki sambal mengendap-endap masuk ke gang itu. Dilihatnya di belakang gudang, ada penyiksaan.
Orang yang disiksa di sana ternyata Eki. Selanjutnya setelah Eki tidak berdaya, tindakan biadap dilakukan para pelaku terhadap Vina.
Saksi ini mengatakan, sebelum kejadian itu, ia bersama dengan Vina dan Eki nongkrong di Taman Sumber, Cirebon, Jawa Barat.
Mereka beranjak dari sana sekitar pukul 23.00 WIB. saat di perjalanan, Melmel menghentikan sepeda motor untuk mengisi bensin.
Eki dan Vina yang awalnya di belakang, langsung melewatinya, tidak ikut setop di tempat ia mengisi bahan bakar.
Tim Hotman Siap Dampingi Melmel
Kuasa Hukum Vina, Putri Maya Rumanti, mempertanyakan mengapa Melmel tak menyampaikan kesaksian yang sangat penting itu ke kepolisian.
"Pertanyaan saya, kenapa selama ini dia tidak mencoba menyampaikan hal tersebut ke kepolisian," kata Putri Maya Rumanti.
Dia berharap kesaksian Melmel itu bisa dipertanggung jawabkan, untuk membuat kasus ini semakin terang.
"Kita menunggu, asalkan benar seperti apa yang dialami dan dirasakan. Pernyataan ini harus dipertanggung jawabkan," jelas dia.
Bahkan tim Hotman 911 bersedia mendampingi jika Melmel memiliki bukti untuk mempertanggung jawabkan pernyatannya itu.
"Kalau Anda memang bisa membuktikan faktanya, kami menunggu," jelasnya.
Warung Misterius
Pernyataan Melmel soal malam pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, punya kesesuaian dengan yang disampaikan saksi Aep.
saksi Aep melihat pelaku melempari Vina dan Eky yang sedang melintas, adapun Melmel mengaku melihat korban dipukuli.
Namun ada sejumlah kejanggalan soal pernyataan Aep itu. Dikarenakan pernyataannya berbeda dengan saksi lain.
Melmel bahkan mengaku jadi orang terakhir yang bertemu dengan Eky dan Vina. Ia berulang kali menjelaskan membonceng Linda di malam kejadian.
Namun Linda sendiri mengatakan kalau malam kejadian ia berada di rumah. Linda bahkan sudah lama tidak bertemu dengan Vina dan Eky.
Melmel di dekat lokasi kejadian mengaku melihat ada warung, dansempat mengajak pemilik warung menghampiri para pelaku.
Kesaksian Melmel ini sama dengan Aep, yang mengaku membeli rokok di sebuah warung dekat TKP.
Sementara itu warga sekitar, Feri menegaskan kalau di dekat TKP tidak ada warung yang buka hingga malam hari.
Feri bahkan menantang Aep menujukkan warung di mana dirinya membeli rokok. Keterangan Feri di Youtube, dibenarkan warga lainnya. (*)


Posting Komentar
Posting Komentar